google-site-verification: google7105ea3515502ea1.html gumregut: Pakem Upacara Pengantin Adat Jawa

Tuesday, 3 June 2014

Pakem Upacara Pengantin Adat Jawa

Pakem seni budaya upacara pengantin adat Jawa sangat luas dan detail sekali. Kita tentu akan sangat kagum dan bangga memiliki kekayaan budaya yang adiluhung dan indah sekali ini. Salah satu seni budaya yang akan kita bahas kali ini adalah upacara Pengantin adat jawa. Bagaimana urutan sesuai pakem yang sudah diwariskan, akan dibahas di kesempatan kali ini.


Kita akan disuguhi beberapa babak/bagian dalam  acara upacara pengantin adat jawa. Beberapa tahap harus dilalui dalam proses panggih pengantin (bertemunya mempelai lelaki dan perempuan) di singgasana pahargyan. Apa saja bagian-bagian yang sering dijalankan untuk upacara ini? berikut ulasannya.


 Urutan upacara panggih pengantin adat jawa:

I. MIYOSIPUN TEMANTEN PUTRI

Pada babak ini adalah proses keluarnya pengantin putri dari ruang pribadi menuju ke ruangan pesta (pahargyan) untuk duduk di singgasana panggih. Dalam babak ini akan diiringi musik gamelan jawa yang sudah memiliki pakem khusus. Ada beberapa judul gendhing  yang bisa dipilih dan bisa digunakan (salah satu saja), antara lain:

1. Ketawang Puspawarna, laras Slendro manyuro.
2. Ketawang Sekartejo, laras slendro manyuro.
3. Ketawang Sekaring Puri, laras Pelog barang.
4. Ketawang Boyong Basuki, laras Pelog barang.
5. Ketawang Tumadhah, laras pelog nem.

Untuk iringan budhalipun dhuta pamapag temanten kakung (berangkatnya duta penjemput mempelai pria) diiringi gendhing seperti: ladrang Lagu laras pelog pathet 6, ladrang Rajamanggala, atau ladrang kapang-kapang Pelog pt 6. Sementara untuk rawuhipun temanten kakung (datangnya pengantin pria) bisa diiringi ladrang Wilujeng pelog barang.


II. UPACARA PANGGIH

Setelah mempelai putri masuk di ruang pahargyan dan sudah duduk di singgasana beberapa saat lamanya, giliran mempelai kakung (laki-laki) memasuki ruangan pesta untuk dipertemukan dengan mempelai putri atau disebut dengan upacara panggih. Untuk iringan musik gamelan bisa menggunakan salah satu pilihan berikut ini.

1. Kodhok ngorek, dilanjutkan ktw Larasmaya, pelog barang.
2. Kodhok ngorek, dilanjutkan Ayak-ayakan umbul-donga, sl manyuro.

Biasanya dilanjutkan upacara besan rawuh (keluarga besan) datang. Dan untuk menyambut kedatangannya disambut dengan iringan musik gamelan (salah satu) yaitu:

1. Ldr Tirtakencana, Pl nem.
2. Lancaran Udan Mas, Pl barang.
3. Ldr Serang, Pl barang.
4. Ldr Rajamanggala, Pl nem.


III. UPACARA KROBONGAN

1. Ladrang Sriwidodo, Pl. barang.
2. Ladrang Eling Kasmaran, Pl barang.
3. Ladrang Mugi Rahayu, Slendro manyuro.


IV. KIRAB KANARENDRAN

1. Ktw. Mijil Asri, Pl barang.
2. Ldr. Mijil Ludira, Pl barang.


V. KIRAB KASATRIYAN

1. Ktw Kinanthi Duradasih dilanjutkan Kemudha. Pl nem.
2. Ldr Clunthang Rinengga, Sl manyuro.
3. Ktw Mijil Lagudhempel, Sl sanga.

Setelah ini, acara selingan dan bisa diisi dengan gendhing jawa, misalnya Jineman Tulis kresna, Ldr Sidomukti, Ktw Pocung Layung, Bawa sekar macapat Dandhanggula, Langgam Gagad enjang  dan lain lain.


PARIPURNANING PAHARGYAN.

1. Ayak-ayakan, Slendro manyuro.
2. Ladrang Tedhak saking, Pl barang.
3. Ladrang Gleyong, Pl nem.
4. Ladrang Singa singa.


Itulah sedikit gambaran tentang upacara pengantin adat jawa yang sering digunakan masyarakat jawa, terutama jawa-tengah seperti Solo, Semarang dan lainnya. Semoga ada manfaatnya dan bisa menambah pengetahuan kita tentang budaya bangsa, salam damai dan terus belajar, sampai ketemu lagi di edisi berikutnya.

No comments:

Post a Comment